"UKK DATANG &
NAIK KEKELAS XI"
Hari
terus berganti, banyak yang terjadi, kualitas pun kian pasti, slaluku
nikmati........nakkkk kok jadi gitu, maaf, maaf. Hari terus berganti, akhirnya
kami dihadapkan pada suatu ujian. Yaitu Ujian Kenaikan Kelas..horeeeee Kami pun
deg degan. Saya khususnya mempersiapkan diri dengan terus belajar, belajar, dan
belajar dan belajar lagi.
Puji TKJ 1 : ''tetttt,
majas Repetisi''
Saya : ''bagusss,
pinter kau sobat''
Puji : ''ehemmm,,,ehemmmm''
Kalau ada event yang namanya ujian pasti deh semangat
belajarnya baru ada, tapi kalau KBM biasa jarang belajar dirumah. Beberapa hari
sebelum ujian seperti biasa ruang SPP menjadi daya tarik siswa-siswi Smk,
karena sibuk mengurus administrasi. Sebelum memperoleh Kartu Peserta Ujian kami
wajib melunasi semua biaya dari mulai spp, biaya praktik, kesiswaan, dan
lainnya. Lalu selesai mengurus tuh kartu peserta baru deh bisa fokus belajar
buat UKK.
Oke, satu mingguan kami menjalankan UKK dan akhirnya kami
lega karena selesai menjalankannya. Gak usah dijelasin cerita selama UKK
berlangsung, karena jujur saja, saya hampir mati kutu dalam mengerjakan
beberapa mapel, banyak yang gak bisa aduh. Apalagi bahasa jawa, busyet
bener-bener mati kutu tuh saya. Bahasanya gak ngerti, apalagi aksara jawanya,
dikosongin tuh jadinya alias gak dijawab. Kalau mapel lain sih ada yang bisa
ngejawab ada yang bisa dikit-dikit ngejawab ada juga yang dikit-dikit nyontek
haha, jangan ditiru.
Nah, mulailah
guru-guru menempelkan pengumuman remidi di mading. Iyaaa, saya gak akan
bercerita panjang tentang masalah remidi, karena saya juga banyak yang
diremidi,,,hemmmmT_T.
Pak Tono : ''banyak-banyaklah
dzikir, dan baca albaqarah surya''
Pak
Harjo : ''banyak-banyak lari biar sehat
sur''
Bu kantin : ''ehh,
wingi kowe kurang 2000 bayare nang''
Haahhh,,,astagfurillah
akhirnya setelah menjalankan ''the second test'', sayapun lulus, dan tidak
lanjut ke ''the third test''. Lalu pembagian rapot tiba, saya beserta
wali,(bukan wali songo) datang ke sekolah. Walinya ialah Om saya. jrenggg.....jreng jreng jreng
jreng...taraaatttt. Ehem, akhirnya rapot ditandatangani wali dan fotocopian
rapot dalam amplop diberikan. Lalu om memberikan amplop itu pada saya.
Om : ''surya,
ini ambil...'' kata om
saya sambil menadahkan amplop itu pada saya
Saya : ''ahhh,
gak usah omm, gak usah repot-repot'' jawab saya sambil malu-malu
Om : ''Ini
ambil, gak usah malu-malu''
Saya : ''emmm,
takut langsung abis om''
Om : ''ini rapot kamu, mau lihat gak???
Saya : ''Oh
rapot, kirain ampau om,,,hehe''
Om : ''dasar
kamu''
Lalu saat saya buka, sambil belajar dari pengalaman waktu
membuka pengumuman lulus SMP, yang isinya waktu itu :
Mengingat Kejadian dulu.
Akhirnya pengumuman dibagikan dan saya telah mendapatkan
pengumuman itu. Lalu pelahan-lahan saya membuka lembaran petama, saya buka
pelan-pelan,,pelan-pelan dan pelan-pelan amat pelan mengalahkan kelambatan si
siput dan keong. Lima menit pun berlalu saya masih membuka lembarannya
perlahan. Namun ibu saya karena menurutnya saya membukanya terlalu lama diapun
membentak saya, ''surya kamu buka gituan
aja lama banget sih, cepet nih mamah mau goreng ikan asin, nanti keburu
digoreng si bapak'' tutur ibu saya. Oke, saya pun menanggapi perkataan ibu
saya dan langsung membukanya, akhirnya saya buka,,,jebrettttt, lembaran itu
sudah terbuka dan tertera tulisan yaitu, Rp. 100.000,-, hahh kenapa yang
ditulis Rp. 100.000,- bukannya tulisan lulus yang tertulis. Saya pun teriakan
kekesalan saya, KENAPAAAAA!!!! apa yang terjadi!!!Hemmmmm T_T....Teman-teman
saya kebingungan atas tragedi ini,,??????. "kenapa
sur??ada apa sih??.'' tanya
teman saya. Lalu saya menjawab "kenapa
tulisannya Rp. 100.000,-??? Mana
tulisan Lulusnya teman??." jawab saya sambil memegang kedua wajahnya. Lalu dia menjawab
lagi, "ahhh goblog + alay maneh sur,
eta mah lembar kahiji keneh kuya!!! Tulisan lulusna mah di lembar kadua
cileupeung dasar maneh sumpah,." jelas teman saya sambil memaki saya. Ohh ternyata lembaran pertama ternyata
isinya banyaknya biaya yang harus dibayar buat perpisahan, aduh ya Allah saya
benar-benar gilaa banget. Lalu lembaran kedua saya buka dan saya akhirnya
melihat dengan kedua mata saya bahwa saya Lulus.
Nak,
berbekal dari pengalaman itu saya membuka amplop yang isinya fotocopi rapot itu
dengan cepat. Jebretttt,, lembaran nilai rapot terbuka. Tapi entah kenapa kok
hal sial menimpa saya lagi. Saya pun kembali bersedih......
Saya :
''hemmmmm(T,T) kenapa ini
terjadi... .omm,,apa salah surya'??? Kenapa nilai rapotnya tulisannya gak
kebaca omm?????...ehemmmmmm..'' nangis sambil guling-guling
Om
saya : ''suryaaam itu kamu lihatnya
kebalikk tauuuu,,,!!!! Dasar kamu bener-bener dah''
Jelas om saya
Saya :
''oh, kebalik ya om,,hehe maaf, saya khilaf lagi'' jawab saya sambil malu-malu
Ya
iyalah malu-malu, orang gituan aja kebalik, dasar gilaaaa!!. Dan ternyata saya
mendapat nilai diatas tujuh semua,,,yessssss,,,uhuyyyy....ahhhh. ''Ya iyalah di atas tujuh semua, orang
KKMnya aja 7.5 kok mas.'' kata Pak Arif Rosyid pada saya.
Oh iya, setelah UKK selesai dan
pembagian rapot selesai, saya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti Jumbara PMR di
Linggo Asri. Jumbara itu adalah Jumpa Bakti Gembira yang diadakan setiap 2
tahun sekali oleh PMI Kab. Pekalongan. Saya dan beberapa teman yang lain, ada
yang satu kelas dengan saya, ada yang
dari jurusan TKJ, TAV dan TKR, kami siap dan bersemangat untuk mengikutinya.
Acara yang diselenggarakan selama 3 hari ini akan dilaksanakan di bumi
perkemahan Linggo Asri Kab. Pekalongan, asyik mau kemah nih. Saya dan
teman-teman pun mempersiapkan segala persyaratan untuk mengikuti acara
tersebut. Setelah semua persyaratan terkumpul, maka waktunya pulang kerumah dan
mempersiapkan bekal untuk dibawa ke acara tersebut. Saya membawa bekal berupa
pakaian, perlengkapan sekolah seperti topi almamater dll, lalu perlengkapan
mandi, dan peralatan lainnya.
Setelah
semua siap, akhirnya kami siap berangkat kesana. Kami berkumpul disekolah untuk
terlebih dahulu berpamitan pada sesepuh sekolah (wkwk) dan dilepas oleh sekolah
sebagai wakil dari SMK Muhammadiyah Kajen. Kami semua berdoa agar diperjalanan
nanti lancer dan acara selama 3 hari besok bisa berjalan lancer pula. Setelah
resmi dilepas sekolah, kami langsung menaiki mobil untuk bersiap pergi ke
Linggo Asri. Waktu itu kami diangkut oleh 3 mobil sekolah, satu diantaranya
mobil bak terbuka. Let’s go, kmi pun berangkat dan disepanjang perjalanan kami
menyanyikan banyak lagu, dari lagu SMK, lagu PMI, lagu cherrybelle, dan
lainnya, rame deh pokonya. Tapi, saat sebelum sampai di Linggo Asri, tiba-tiba
salah satu mobil yang kami naiki mogok karena tidak kuat menanjak di tanjakkan
sebelum Linggo Asri. Yaiyalah mogok, orang mobil doplak tua, trus yang naik tuh
ozi, hanifan, widiya, tito dan yang besar lainnya haha. Jadi deh mobilnya
mogok. Untung yang bawa tuh mobil salah satu guru otomotif di SMK, kebeneran
banget, langsung deh tuh mobil dioperasi sama guru otomotifnya. Dan setelah
beberapa menit dioprek-oprek tuh mobil, akhirnya mobil kembali bisa menyala.
Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, beberapa orang yang tadinya
menaiki mobil itu pun harus pindah ke mobil lain agar beban yang dibawa tidak
begitu berat. Dan setelah itu, lanjuuut menuju Linggo Asri.
Sampailah kami di tempat tujuan,
kami langsung menuju panitia untuk mendaftar ulang dan menanyakan dimana tempat
kami untuk mendirikan tenda. Setelah itu kami langsung menuju tempat yang
nantinya akan kami jadikan homebase bagi anak Muhamka. Dan setelah ketemu
tempatnya, langsunglah kami bergegas mendirikan tenda. Tendanya ada dua, satu
untuk pria dan satu lagi untuk wanita. Tadinya mau mendirikan 3 tenda karena
antisipasi takut ada yang gak normal, tapi gak usah lah, lahannya gak ada. Kami
bergotong royong untuk mendirikan tenda dengan benar, agar tidak mudah roboh
saat ada angin kencang atau angin puting beliung. Setelah tenda selesai
didirikan, kami pun beristirahat sejenak melepas semua lelah sambil menunggu
perintah dari panitia. Didalam tenda (pria) kami meluangkan waktu kosong dengan
tidur-tiduran, ada yang bermain gitar, ada yang nyanyi-nyanyi dan lainnya.
Pembina kami saat itu adalah Bu Ira dan Bu Rul, tapi kadang juga ada kakak
kelas kami yakni Kak Aziz yang suka memberi arahan kepada kami karena Bu Ira
dan Bu Rul tidak selalu stand by di camp kami. Di hari pertama Jumbara kami
lumayan banyak melakukan aktifitas, seperti apel dan pembukaan Jumbara,
kemudian dimulainya beberapa bidang lomba. Selama 3 hari itu kami melaksanakan
lomba yang bermacam-macam, ada lomba yang berhubungan dengan PMI, pertolongan
pertama, lalu ada Paduan Suara, kreasi souvenir, jurnalis dan masih banyak
lagi. Dari sekian banyak lomba yang ada, seluruh anggota PMR dari SMK Muhamka
pasti kebagian minimal 1 bidang lomba/acara, kalau saya kebagiannya yaitu
Paduan Suara, Kreasi Souvenir, Pelatihan Membuat Pupuk dam masih ada yang
lainnya. Untuk lomba kreasi souvenir, ini nih yang saya suka. Jadi oleh panitia
kita bebas memilih tema apa saja, yang penting cocok untuk dinamakan souvenir.
Disitu saya tidak sendirian, saya bersama partner saya Tito dan Yuli. Kami
semua setuju membuat kreasi yang beda dari yang lainnya. Sebelumnya saya dan
dua partner saya sudah merencanakan jauh hari sebelum Jumbara berlangsung, kami
merundingkan tentang kreasi apa yang akan kami buat nanti. Setelah berdebat
cukup lama, akhirnya ide saya untuk membuat gantungan kunci di setujui oleh
partner saya. Penasaran gantungan kunci apa yang akan saya buat? Tunggu
jawabannya 3 tahun mendatang dalam Buku surya experience volume 5 haha,
kelamaan. Saya dan partner saya akan membuat gantungan kunci
berbentuk miniatur angklung, kalian tau kan angklung? Itu lho yang suka
dikait-kaitkan dengan hal mistis, kan lagunya gini : angklung, angklung datang
tak diundang pulang tak diantar. “itu
jalangkung kaleee!!!!”. Oh, maaf saya salah, maksudnya angklung itu alat
musik tradisional dari Jawa Barat yang terbuat
dari bahan bambu. Nah, disini kami harus putar otak, bagaimana membuatnya
menjadi miniatur dan bagaimana mendapatkan bahan bakunya berupa bambu kecil.
Ternyata saat saya jalan-jalan ke kebun milik nenek saya, saya melihat ada
banyak tumbuhan bambu. Saya pun langsung menghampirinya dengan harapan dapat
menemukan bambu ukuran kecil, dan setelah masuk kebun ternyata memang ada dan
itu sangat banyak sekali. Tanpa pikir panjang saya pun langsung mengambil
beberapa batang bambu untuk dijadikan bahan baku membuat miniatur angklung. Oke,
setelah bahan baku terkumpul kami pun membawanya ke Jumbara. Di Jumbara
tepatnya saat lomba kreasi souvenir berlangsung, kami bertiga sangat serius
dalam menggarap proyek ini. Ini tidak mudah loh, butuk ketelitian, kesabaran
dan keuletan. Setelah kurang lebih 2 atau 3 jam lomba berlangsung, kami pun
selesai menggarap proyek ini. Kami berhasil membuat 3 miniatur angklung. Dua
berupa gantungan kunci dan satu berupa pajangan berdiri. Setelah itu kami
langsung mengumpulkan hasil seni kami ke panitia, saat mengumpulkan ke meja
panitia, kami melihat hasil seni teman-teman lainnya, woow keren-keren banget.
Ada yang membuat miniatur kapal pesiar, ada yang membuat horden dan lainnya.
Tapi kami tetap optimis karya kami mampu bersaing dengan karya lainnya.
Hasil seni kami, Miniatur angklung
(maaf alasnya pakai sepatu :D)
Dihari pertama cuaca sangat
mendukung karena cuaca cerah dan udara pun menjadi segar. Namun dihari kedua
hujan datang mengguyur Linggo Asri, tepatnya sore hari. Walaupun tenda kami
anti air, tapi tetap saja air ada yang masuk ke tenda sehingga beberapa barang
di tenda menjadi basah, tas saya pun tak luput terkena air hujan. Untungnya
hujan tak begitu lama, dan akhirnya pada malam harinya kami langsung tidur,
karena suhu disitu setelah diguyur hujan menjadi sangaaaadth dingin (lebay).
Tapi kalau gak hujan juga sama aja kok, tetap dingin. Buktinya pas saya mandi aja,
wah lumayan deh dinginnya. Tapi masih dingin bandung sih haha, jadi gak kaget
kalau nyentuh air kayak gitu mah. Ada yang bilang kayak air kulkas nih, haha
tapi daripada gak mandi mending dipaksain deh. Saat mandi itu kami menumpang
dirumah warga sekitar camp kami, dan itu pun harus antri atau kadang-kadang
kalau lagi buru-buru suka rebutan. Apalagi kalau yang masuk kamar mandi bowo
duluan, wah pasti lama banget deh, lamanya bukan karena mandi, karena aktifitas
lainnya haha. Kadang dijatah peranak harus mandi maksimal 10 menit, kalau lebih
dari 10 menit entar kamar mandinya didobrak. Waduh, daripada pas lagi mandi
terus didobrak mending mandinya 1 menit ajalah, baru juga guyur badan segayung
udah lagi, langsung cabut, hii jorok. Tapi enggaklah, pasti mandinya harus
beneran.
Dihari kedua jumbara, banyak
aktifitas yang kami laksanakan, ada lomba ini lah, itu lah banyak deh pokoknya,
gak bisa dihitung satu jari (-__-). Waktu itu pas kebagian lomba paduan suara,
tim padus muhamka yang beranggotakan saya, SURYA PERDANA dan teman-teman saya
lainnya siap menyumbangkan suara emas kami kehadapan dewan juri dan fans setia
kami, eitzz.
Tim padus SMK Muhamka
Kami
pun naik ke panggung dengan penuh percaya diri, penonton begitu seksama melihat
kami, cameramen tak hentinya menyorot kami dan dewan juri pun tersepona
melihat kami naik ke atas panggung,
eitzz terpesona. Kami pun langsung menyanyikan dua buah papaya mangga jeruk
apel, ehh maksudnya dua buah lagu yakni lagu mars PMI dan Bakti IPM (mungkin,
saya agak lupa lagu yang kedua). Kami bernyanyi dengan serius, dengan percaya
diri tinggi, hingga membuat suasana ruangan hening serentak karena begitu
seriusnya menyaksikan kami bernanyi. Saya juga bingung kenapa suasana ruang
tiba-tiba sepi dan tak ada suara satupun, yang terdengar hanya suara jangkrik.
Ternyata setelah ditelusuri, ehh gak ada yang menonton kami, aduhh. Haha,
bercanda dikit. Yaa, waktu itu kami bernyanyi dihadapan tiga dewan juri dan
peserta dari sekolah lainnya. Setelah menyanyikan kedua lagu, kami pun merasa
lega dan langsung turun dari panggung. Oke deh, tinggal nunggu hasil kami
bernyanyi. Setelah padus selesai kami langsung berpencar kembali, ada yang
mengikuti lomba journalist, ada yang ikut penyuluhan, ada yang ikut pelatihan
membuat pupuk organic, ada yang menuju camp untuk tidur, wah pokoknya mencar
deh. Lalu dimalam harinya ada acara pentas seni. Jadi, setiap sekolah harus
bisa menampilkan seni mereka masing-masing di atas panggung. Ada yang ngeband,
ada yang drama/teater, sedangkan dari Muhamka menampilkan beladiri khas
Muhammadiyah yaitu Taekwondo, hebat kan. Eh, taekwondo atau karate ya? Aduh
lupa haha. Maksudnya Tapak Suci, pura-pura gak tau aja saya, padahal saya juga
mantan anggota tapak suci, wkwk. Disitu yang tampil adalah Miftah (TKJ1),
sugeng (TKJ3) dan beberapa teman yang lainnya. Wow, keren yah, saya beri
standing a plus buat mereka. Acara tersebut berlangsung hingga larut malam,
sehingga tidak semua menonton pertunjukan hingga selesai termasuk saya. Setelah
melihat anak Muhamka tampil, udah aja langsung tinggal ke camp dan langsung
tidur.
Esok harinya, tepatnya hari
ketiga, sudah agak berkurang aktifitas yang dilakukan, jadi ada waktu longgar
lah buat jalan-jalan atau biasanya cewe-cewe pada foto-foto. Bukan cewe aja
sih, cowonya juga pada narsis-narsis, bahkan mungkin lebih narsis cowonya
ketimbang cewenya, haduh. Eitzz, jangan salah, cowo juga bisa narsis, buktinya
banyak hasil jepretan yang kami dapat, cewenya mana?? Malah foto pemandangan,
aduh wkwkwk. Dan tak terasa ya, Jumbara yang dari awal kami ikuti akhirnya
selesai juga. Kami pun berkemas-kemas terlebih dahulu, lalu menuju lapangan
untuk upacara penutupan Jumbara. Upacara
berlangsung hikmat dan lancar, cuaca pun mendukung. Disitu para petinggi PMI di
Kab. Pekalongan berpidato satu persatu, sehingga membuat kaki kami merasa
NYAMAN, saking nyamannya bahkan ada yang berdiri dengan satu kaki, waduh hebat
tuh.
Nih, saat kami upacara perpisahan, serius banget
ya haha
Setelah
itu tibalah waktunya pengumuman siapa yang menjadi Juaranya, kalian pasti tau
kan siapa yang jadi juaranya?? Ya betul, Bunga Citra Lestari… malaikat juga tau
siapa yang jadi juaranya hahahahaha bercanda dikit. Satu persatu kami dipanggil
kedepan untuk mengambil piala, ternyata kami masuk kategori B, wow sungguh
bangga sekali karena ini kali pertama kami mengikuti Jumbara dan langsung masuk
kategori B. guru pun member a plus pada kami. Perwakilan dari kami pun maju
kedepan untuk mengambil piala. Piala yang diberikan sungguh lah luara biasa,
kami pegang dan foto-foto bersama pialanya haha, lega rasanya dapat
menyelesaikan tugas dengan baik dan lancar, Alhamdulillah. Yang menjadi juara
umum waktu itu adalah dari SMA 1 Kajen, ya mereka memang juara bertahan dari
tahun sebelumnya, belum ada yang mampu melengserkannya, tapi percayalah, dengan
doa dan usaha insyaallah tim dari SMK Muhamka dapat menjadi juara umum di
Jumbara berikutnya Amin. Setelah upacara penutupan selesai, kami pun langsung
menuju camp untuk beres-beres. Kami merobohkan tendanya, mengemas barang-barang
kami, dan bersiap untuk pulang kerumah masing-masing. Hmm, pengalaman yang
mengasyikkan, rasanya pingin ikut lagi, tapi dua tahun kedepan saya sudah lulus
dari SMK, kan Jumbara diadakannya 2 tahun sekali.
Suatu
kebanggaan bagi kami, dapat menyerahkan piala jumbara ke Guru kami
Oke, setelah jumbara selesai,
kini waktunya menikmati liburan sekolah. Wah 2 minggu nih liburan. Saya pun
langsung memesan tiket untuk liburan ke rumah ortu di Bandung. Lalu saya
langsung pergi ke bandara Adi Sucipto. Sesampainya di bandara saya langsung
masuk ke ruang tunggu dan saya bertemu seorang yaitu Mbak saya. Tujuan saya
pergi menemui Mbak Saya untuk pamitan, karena saya mau ke Bandung. Setelah
pamitan saya langsung pergi ke perempatan wiradesa untuk menunggu bis tujuaan
Bandung. Setelah dapet bis, saya pun langsung naik dan duduk dengan tenang.
Nah, masalah liburan saya di Bandung gak akan saya bahas karena judul bukunya 3
tahun sekolah di pekalongan, jadi masalah liburan ke Bandung gak usah
diceritakan. Biar saya aja yang ngerti. Jadi langsung aja ke saat saya kembali
ke pekalongan dan sampai di rumah saya di Gandarum.
Sesampainya dirumah :
Saya :
''Assalamualaikum, ,dok.... dok…. dok…..,, assalamualaikum'' sambil ngetuk pintu
Nenek
saya : ''nono receh,,duite wis
entek..ngesok-ngesok maning bae, dasar tukang njaloki sumbangan.''
kata nenek saya
sambil marah-marah
Saya :
''ini surya bah, dari bandung, ini bawa peuyeum sama
dodol.'' ujar saya dengan lembut
Nenek
: ''ohh, surya toh, tak kiro mau sing
njalok sumbangan, ket mau bola-bali rene njaloki terus''
jelas nenek
saya
Saya :
''ohh,,heeeehe''
Saya
pun bersih-bersih dan langsung istirahat. Huft, capeknya.
Suara
kicauan burung kembali tedengar, hari baru datang menggantikan hari kemarin.
Dihari baru ini saya bergegas mandi untuk berangkat sekolah. Kali ini saya
sudah kelas XI di XI TKJ 1,,yeahhhh
Dihari
pertama kami masih belum ada KBM. Kami hanya upacara dan mencatat jadwal pelajaran. Dan mendapat
wali kelas baru. Siapa yah kira-kira wali kelas XI TKJ 1??. Dan saat sedang
asyik-asyik mengobrol dikelas dan ribut-ributan, tiba-tiba pintu kelas
terbuka,,,ngiiikkk, lalu seperti biasa, muncul kaki yang menampakkan wujudnya
pertama kali. Kaki yang besar dan sangat besat.....syetttt, tunggu dulu.
Jangan-jangan seperti kejadian dulu di lab KKPI. Padahal kami mengharap guru
yang cantik yang datang, ternyata malah Pak Brison. Haduhh. Kami pun kembali
melanjutkan ngobrol dan mencuekkan pintu yang terbuka dan ada penampakkan
kakinya itu. Tapi saat guru itu masuk ternyata guru yang datang adalah guru
wanita..wooowww. Kami pun kembali memfokuskan pandangan ke beliau. Ternyata
yang akan menjadi wali kelas kami adalah Guru Bahasa Jawa, miss Lina..wooww
amazing.
Nurma
: ''Miss Lina guru Bahasa Inggris
surr,,eddann kowe!!!''
Saya :
''ouwhh, sorry,,sorry..khilaf..''
Maaf diulang perkataan saya. Dan
yang menjadi wali kelas kami adalah Guru Bahasa Inggris,,, kita sambut miss
Lina. Dan kami diberi pengarahan, dan mencatat jadwal. Setelah itu langsung deh
pulang kerumah.yehhhh mantep. Emm, dikelas 2 ini ada beberapa guru baru dan
pergantian mapel mengajar yang mengajar kelas XI TKJ 1 tahun ajaran 2011/2012.
Seperti
» Guru Matematika : Pak Andriva
» Guru Penjas : Pak Catur
» Guru Fisika Bu Iin
» Guru IPA : Pak Dul Syukur
» Guru KWS : Ibu Rul
» Guru B. Indonesia : Ibu Reheni
» Guru Praktik : Pak Bandio, Pak
Bara, Pak Andi
Untuk
yang lainnya masih tetap sama. Hemmm, iya benar,,saaaamaaaaa.
Oh iya, masalah ekstrakulikuler
yang saya ikuti. Dari kelas X saya aktif mengikuti Ekstra Tapak Suci.
Tapak Suci SMK Muhamka
Iya,
olahraga beladiri kebanggaan Muhammadiyah ini memang banyak yang tertarik untuk
mengikutinya khususnya saya dan sahabat saya Tito, dan beberapa teman saya
lainnya. Namun di kelas XI ini banyak yang mengundurkan diri dari beladiri
Tapak Suci ini. Dari kelas XI TKJ 1 yang tersisa mungkin hanya saya, Tito,
Miftah (''Taul'' si jawara Tapak Suci) dan siapa lagi saya lupa. Alasan saya
mengikuti Tapak Suci adalah untuk menambah kemampuan saya di bidang beladiri.
Buat jaga-jaga, siapa tau ada penjahat yang nyegat saya dan mau ngerampok saya
di jalanan ketika malam hari.
Penjahat
: ''heii,,mau kemana loe boss,,bagi
duitnya!!''
Saya :
''gak punya duit bang ^_^.''
sambil
ketakutan
Penjahat
: ''loe gak usah bohong yahh, gue
sambit loe sampe putus kepala loe, terus gue rebuss,,mau loe!!!''
ujarnya dengan
nada keras.
Lalu
dengan reflek yang datang secara tiba-tiba, karena saya tau saya anak Tapak
Suci, sayapun langsung mencoba melawan penjahat itu.
Saya :
''heh bang, kalo mau duit saya, langkahi
dulu mayat ibu abang,,,ehhh mayat saya maksudnya.!!!! Dengan bersuara keras
Penjahat
: ''ohh, loe berani lawan gue yahh, ayo
maju kalo bisa!!! Balas si penjahat
langsung
saja ditempat itu terjadi perkelahian antara saya dengan si penjahat. Pak...pakkk,,,,debukk...debukkk...tarrr...tarrr....booommm...boommm.....dududududuududut.
tuingggggggg.....duarrrr... .fire...fire....dududududududut...
Lalu akhirnya kalah juga. Sekarang keadaannya telah babak belur karena
dihajar oleh jurus-jurus yang mematikan. Hemmmm T_T saya yang babak belur
maksudnya...hemmmmm. Duit sayapun dirampas dan saya langsung pulang ke rumah.
Sesampainya dirumah saya pun diintograsi oleh nenek, mba, om dan ponakan saya
yang masih berumur dua tahun.
Nenek,
mba dan om saya : ''kenapa kamu surya???
Habis berantem yah???????.'' dengan penuh penasaran
Ponakan
saya : ''hahaha, mas surya kaya badut:D''
tertawa
terbahak-bahak
Saya :
''enggak kok, surya gak berantem. Surya kan anak
baik-baik!!!,,,kamu juga,,emang saya badut,,udah tau abis kena bencana malah
diketawai'' jelas saya+marah saya sama ponakan
Om
saya : ''ohh, lha terus kenapa kok bisa
begitu??''
Saya :
''jadi begini...........''
Kami
semua ngumpul memutar sambil rangkulan.
Saya : ''jadi
begini,
tadi itu surya lagi pulang dari warnet. Kemudian di tengah jalan surya
lihat ada cewe yang lagi digangguin sama preman-preman pasar kajen. Nah
surya
langsung reflek untuk untuk menolongnya, waktu itu surya sendiri lawan 5
orang
preman. Nah 4 preman berhasil surya kalahkan,, ,hiaaaaa, ,,,jarr,,
,plakk..plakkk....duarrrr,,,,josszzz....pretrtt....dungg...ahhhh.
Tapi saat lawan preman terakhir, dengan stamina surya yang sudah lelah
karena
habis melawan 4 preman, jadi surya kalah lawan preman terakhir. Tapi
disaat
kekalahan surya, surya sempet nendang kemaluannya si preman, si preman
pun
langsung nangis dan kabur. Dan akhirnya si cewe berterima kasih sama
surya.
Begitu ceritanya...
Om,
Mba, nenek saya : ''ouwhhhhhh.......''
Saya :
''paham kan???''
Om,
Mba, nenek saya : ''coba ulangi lagi, tadi
belum jelas!!!''
Saya :
''haaahhhh?????gubrakkkk,,'' langsung pingsan
Ya,
jadi seperti itulah hasil mengarang dan kebohongan saya,,hahahahahaahahaaha
Adegan memalukan,
Mohon jangan ditiru!!!
Lanjut,
masalah hobi. Emmm, saya hobinya gak banyak-banyak banget. Palingan hobi saya
cuma menggambar, denger musik, koleksi komik naruto, baca komik, koleksi uang
kuno sama dollar, olahraga kayak futsal sama basket, desain sama ngerancang
bangunan, jalan-jalan dll. Nah cuma segitu doang. Tapi yang membuat karir saya
melonjak adalah hobi menggambar. Berkat menggambar banyak hal yang dibanggakan
saya dapatkan, seperti tadinya buku gambar kosong jadi ada gambarnya, pensil
yang tadinya lancip jadi tumpul, penghapus tadinya putih jadi hitam, dan masih
banyak lagi deh. Jadi itu salah satu contohnya.
Dan, dikelas XI ini juga terjadi
banyak perkembangan yang saya alami dalam pelajaran di sekolah. Terutama
matematika, semenjak duduk dikelas XI kelas kami di ajar oleh Pak Andrifa.
Beliau memang guru yang sangat jenius dalam mentransfer ilmunya kepada siswa
yang diajar dan dalam menjelaskan juga sangat mudah kami terima. Canda dalam
setiap selingan mengajar selalu beliau lontarkan. Sungguh candaan yang
lucu,hahaha. Tak lupa juga motivasi yang diberikan selalu membuat kami semangat
dalam menimba ilmu. Guru yang lain pun sperti itu, selalu memberi motivasi pada
kami siswa SMK Muhamka agar selalu bersemangat dalam belajar. Tapi ada juga
guru yang garing. Wahh, males deh ngadepinnya. Tapi gak banyak, ya seperti
sekolah lain juga lah, pasti ada guru yang menyenangkan dan pasti juga ada guru
yang kurang menyenangkan. Namun jika dalam satu sekolah tidak terdapat 2
karakter guru tersebut pasti gak asik deh, percaya. Oh iya, kalo ngomongin guru
sebenarnya pada saat perpisahan kemarin (29 april 2013) saya ingin menyanyikan
sebuah lagu untuk guru SMK, ya itung-itung sebagai persembahan bagi guru-guru
SMK Muhammadiyah Kajen atas semua jasa dan ilmu yang telah mereka berikan
kepada kami siswa-siswi SMK Muhammadiyah Kajen. Karena saya akui memang mereka
sangat konsisten dan berkomitmen untuk membuat siswa SMK maju dan pintar dalam
pelajaran serta akhlaqnya, okee ni lagunya
:
Trimakasihku
Trimakasihku
kuucapkan
Pada guruku yang
tulus
Ilmu
yang berguna
Slalu dilimpahkan
Untuk bekalku,
nanti
Setiap hariku
dibimbingnya
Agar tumbuhlah
bakatku
Kan ku ingat
slalu, nasehat guruku
Trimakasih ku
ucapkan
Ya, itulah lagunya. Terimakasih
buat guruku yang baik, berkatmu kini kami telah menjadi orang yang lebih baik
dan dibanggakan orangtua (T,T). Berkatmu juga saya banyak meraih prestasi di
sekolah baik itu didalam maupun diluar sekolah, semoga ilmu dan pengalaman
saya, dapat menjadi bekal buat masa depan saya kelak, amin. Semoga impian dan
cita-cita saya dapat terkabulkan amin. Tapi sayangnya saya gak ikut perpisahan
karena ada halangan, hmm.
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar