- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-menu-bar-di-blogspot.html#sthash.v7j5Yv2h.dpuf

Rabu, 23 April 2014

PART 4

"UKK DATANG & NAIK KEKELAS XI"

Hari terus berganti, banyak yang terjadi, kualitas pun kian pasti, slaluku nikmati........nakkkk kok jadi gitu, maaf, maaf. Hari terus berganti, akhirnya kami dihadapkan pada suatu ujian. Yaitu Ujian Kenaikan Kelas..horeeeee Kami pun deg degan. Saya khususnya mempersiapkan diri dengan terus belajar, belajar, dan belajar dan belajar lagi.

Puji TKJ 1 : ''tetttt, majas Repetisi''
Saya : ''bagusss, pinter kau sobat''
Puji : ''ehemmm,,,ehemmmm''

Kalau ada event yang namanya ujian pasti deh semangat belajarnya baru ada, tapi kalau KBM biasa jarang belajar dirumah. Beberapa hari sebelum ujian seperti biasa ruang SPP menjadi daya tarik siswa-siswi Smk, karena sibuk mengurus administrasi. Sebelum memperoleh Kartu Peserta Ujian kami wajib melunasi semua biaya dari mulai spp, biaya praktik, kesiswaan, dan lainnya. Lalu selesai mengurus tuh kartu peserta baru deh bisa fokus belajar buat UKK.


Oke, satu mingguan kami menjalankan UKK dan akhirnya kami lega karena selesai menjalankannya. Gak usah dijelasin cerita selama UKK berlangsung, karena jujur saja, saya hampir mati kutu dalam mengerjakan beberapa mapel, banyak yang gak bisa aduh. Apalagi bahasa jawa, busyet bener-bener mati kutu tuh saya. Bahasanya gak ngerti, apalagi aksara jawanya, dikosongin tuh jadinya alias gak dijawab. Kalau mapel lain sih ada yang bisa ngejawab ada yang bisa dikit-dikit ngejawab ada juga yang dikit-dikit nyontek haha, jangan ditiru.

 Nah, mulailah guru-guru menempelkan pengumuman remidi di mading. Iyaaa, saya gak akan bercerita panjang tentang masalah remidi, karena saya juga banyak yang diremidi,,,hemmmmT_T.
Pak Tono : ''banyak-banyaklah dzikir, dan baca albaqarah surya''
Pak Harjo : ''banyak-banyak lari biar sehat sur''
Bu kantin : ''ehh, wingi kowe kurang 2000 bayare nang''
Haahhh,,,astagfurillah akhirnya setelah menjalankan ''the second test'', sayapun lulus, dan tidak lanjut ke ''the third test''. Lalu pembagian rapot tiba, saya beserta wali,(bukan wali songo) datang ke sekolah. Walinya ialah Om saya.  jrenggg.....jreng jreng jreng jreng...taraaatttt. Ehem, akhirnya rapot ditandatangani wali dan fotocopian rapot dalam amplop diberikan. Lalu om memberikan amplop itu pada saya.
Om : ''surya, ini ambil...'' kata om saya sambil menadahkan amplop itu pada saya
Saya : ''ahhh, gak usah omm, gak usah repot-repot'' jawab saya sambil malu-malu
Om : ''Ini ambil, gak usah malu-malu''
Saya : ''emmm, takut langsung abis om''
Om : ''ini rapot kamu, mau lihat gak???
Saya : ''Oh rapot, kirain ampau om,,,hehe''
Om : ''dasar kamu''
Lalu saat saya buka, sambil belajar dari pengalaman waktu membuka pengumuman lulus SMP, yang isinya waktu itu :
Mengingat Kejadian dulu.
Akhirnya pengumuman dibagikan dan saya telah mendapatkan pengumuman itu. Lalu pelahan-lahan saya membuka lembaran petama, saya buka pelan-pelan,,pelan-pelan dan pelan-pelan amat pelan mengalahkan kelambatan si siput dan keong. Lima menit pun berlalu saya masih membuka lembarannya perlahan. Namun ibu saya karena menurutnya saya membukanya terlalu lama diapun membentak saya, ''surya kamu buka gituan aja lama banget sih, cepet nih mamah mau goreng ikan asin, nanti keburu digoreng si bapak'' tutur ibu saya. Oke, saya pun menanggapi perkataan ibu saya dan langsung membukanya, akhirnya saya buka,,,jebrettttt, lembaran itu sudah terbuka dan tertera tulisan yaitu, Rp. 100.000,-, hahh kenapa yang ditulis Rp. 100.000,- bukannya tulisan lulus yang tertulis. Saya pun teriakan kekesalan saya, KENAPAAAAA!!!! apa yang terjadi!!!Hemmmmm T_T....Teman-teman saya kebingungan atas tragedi ini,,??????. "kenapa sur??ada apa sih??.'' tanya teman saya. Lalu saya menjawab "kenapa tulisannya Rp. 100.000,-??? Mana tulisan Lulusnya teman??." jawab saya sambil memegang kedua wajahnya. Lalu dia menjawab lagi, "ahhh goblog + alay maneh sur, eta mah lembar kahiji keneh kuya!!! Tulisan lulusna mah di lembar kadua cileupeung dasar maneh sumpah,." jelas teman saya sambil memaki saya. Ohh ternyata lembaran pertama ternyata isinya banyaknya biaya yang harus dibayar buat perpisahan, aduh ya Allah saya benar-benar gilaa banget. Lalu lembaran kedua saya buka dan saya akhirnya melihat dengan kedua mata saya bahwa saya Lulus.
Nak, berbekal dari pengalaman itu saya membuka amplop yang isinya fotocopi rapot itu dengan cepat. Jebretttt,, lembaran nilai rapot terbuka. Tapi entah kenapa kok hal sial menimpa saya lagi. Saya pun kembali bersedih......
Saya : ''hemmmmm(T,T) kenapa ini terjadi... .omm,,apa salah surya'??? Kenapa nilai rapotnya tulisannya gak kebaca omm?????...ehemmmmmm..'' nangis sambil guling-guling
Om saya : ''suryaaam itu kamu lihatnya kebalikk tauuuu,,,!!!! Dasar kamu bener-bener dah'' Jelas om saya
Saya : ''oh, kebalik ya om,,hehe maaf, saya khilaf lagi'' jawab saya sambil malu-malu
Ya iyalah malu-malu, orang gituan aja kebalik, dasar gilaaaa!!. Dan ternyata saya mendapat nilai diatas tujuh semua,,,yessssss,,,uhuyyyy....ahhhh. ''Ya iyalah di atas tujuh semua, orang KKMnya aja 7.5 kok mas.'' kata Pak Arif Rosyid pada saya.

Oh iya, setelah UKK selesai dan pembagian rapot selesai, saya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti Jumbara PMR di Linggo Asri. Jumbara itu adalah Jumpa Bakti Gembira yang diadakan setiap 2 tahun sekali oleh PMI Kab. Pekalongan. Saya dan beberapa teman yang lain, ada yang satu kelas  dengan saya, ada yang dari jurusan TKJ, TAV dan TKR, kami siap dan bersemangat untuk mengikutinya. Acara yang diselenggarakan selama 3 hari ini akan dilaksanakan di bumi perkemahan Linggo Asri Kab. Pekalongan, asyik mau kemah nih. Saya dan teman-teman pun mempersiapkan segala persyaratan untuk mengikuti acara tersebut. Setelah semua persyaratan terkumpul, maka waktunya pulang kerumah dan mempersiapkan bekal untuk dibawa ke acara tersebut. Saya membawa bekal berupa pakaian, perlengkapan sekolah seperti topi almamater dll, lalu perlengkapan mandi, dan peralatan lainnya.

Setelah semua siap, akhirnya kami siap berangkat kesana. Kami berkumpul disekolah untuk terlebih dahulu berpamitan pada sesepuh sekolah (wkwk) dan dilepas oleh sekolah sebagai wakil dari SMK Muhammadiyah Kajen. Kami semua berdoa agar diperjalanan nanti lancer dan acara selama 3 hari besok bisa berjalan lancer pula. Setelah resmi dilepas sekolah, kami langsung menaiki mobil untuk bersiap pergi ke Linggo Asri. Waktu itu kami diangkut oleh 3 mobil sekolah, satu diantaranya mobil bak terbuka. Let’s go, kmi pun berangkat dan disepanjang perjalanan kami menyanyikan banyak lagu, dari lagu SMK, lagu PMI, lagu cherrybelle, dan lainnya, rame deh pokonya. Tapi, saat sebelum sampai di Linggo Asri, tiba-tiba salah satu mobil yang kami naiki mogok karena tidak kuat menanjak di tanjakkan sebelum Linggo Asri. Yaiyalah mogok, orang mobil doplak tua, trus yang naik tuh ozi, hanifan, widiya, tito dan yang besar lainnya haha. Jadi deh mobilnya mogok. Untung yang bawa tuh mobil salah satu guru otomotif di SMK, kebeneran banget, langsung deh tuh mobil dioperasi sama guru otomotifnya. Dan setelah beberapa menit dioprek-oprek tuh mobil, akhirnya mobil kembali bisa menyala. Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, beberapa orang yang tadinya menaiki mobil itu pun harus pindah ke mobil lain agar beban yang dibawa tidak begitu berat. Dan setelah itu, lanjuuut menuju Linggo Asri.

Sampailah kami di tempat tujuan, kami langsung menuju panitia untuk mendaftar ulang dan menanyakan dimana tempat kami untuk mendirikan tenda. Setelah itu kami langsung menuju tempat yang nantinya akan kami jadikan homebase bagi anak Muhamka. Dan setelah ketemu tempatnya, langsunglah kami bergegas mendirikan tenda. Tendanya ada dua, satu untuk pria dan satu lagi untuk wanita. Tadinya mau mendirikan 3 tenda karena antisipasi takut ada yang gak normal, tapi gak usah lah, lahannya gak ada. Kami bergotong royong untuk mendirikan tenda dengan benar, agar tidak mudah roboh saat ada angin kencang atau angin puting beliung. Setelah tenda selesai didirikan, kami pun beristirahat sejenak melepas semua lelah sambil menunggu perintah dari panitia. Didalam tenda (pria) kami meluangkan waktu kosong dengan tidur-tiduran, ada yang bermain gitar, ada yang nyanyi-nyanyi dan lainnya. Pembina kami saat itu adalah Bu Ira dan Bu Rul, tapi kadang juga ada kakak kelas kami yakni Kak Aziz yang suka memberi arahan kepada kami karena Bu Ira dan Bu Rul tidak selalu stand by di camp kami. Di hari pertama Jumbara kami lumayan banyak melakukan aktifitas, seperti apel dan pembukaan Jumbara, kemudian dimulainya beberapa bidang lomba. Selama 3 hari itu kami melaksanakan lomba yang bermacam-macam, ada lomba yang berhubungan dengan PMI, pertolongan pertama, lalu ada Paduan Suara, kreasi souvenir, jurnalis dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak lomba yang ada, seluruh anggota PMR dari SMK Muhamka pasti kebagian minimal 1 bidang lomba/acara, kalau saya kebagiannya yaitu Paduan Suara, Kreasi Souvenir, Pelatihan Membuat Pupuk dam masih ada yang lainnya. Untuk lomba kreasi souvenir, ini nih yang saya suka. Jadi oleh panitia kita bebas memilih tema apa saja, yang penting cocok untuk dinamakan souvenir. Disitu saya tidak sendirian, saya bersama partner saya Tito dan Yuli. Kami semua setuju membuat kreasi yang beda dari yang lainnya. Sebelumnya saya dan dua partner saya sudah merencanakan jauh hari sebelum Jumbara berlangsung, kami merundingkan tentang kreasi apa yang akan kami buat nanti. Setelah berdebat cukup lama, akhirnya ide saya untuk membuat gantungan kunci di setujui oleh partner saya. Penasaran gantungan kunci apa yang akan saya buat? Tunggu jawabannya 3 tahun mendatang dalam Buku surya experience volume 5 haha, kelamaan. Saya dan partner saya akan membuat gantungan kunci berbentuk miniatur angklung, kalian tau kan angklung? Itu lho yang suka dikait-kaitkan dengan hal mistis, kan lagunya gini : angklung, angklung datang tak diundang pulang tak diantar. “itu jalangkung kaleee!!!!”. Oh, maaf saya salah, maksudnya angklung itu alat musik tradisional dari Jawa Barat yang  terbuat dari bahan bambu. Nah, disini kami harus putar otak, bagaimana membuatnya menjadi miniatur dan bagaimana mendapatkan bahan bakunya berupa bambu kecil. Ternyata saat saya jalan-jalan ke kebun milik nenek saya, saya melihat ada banyak tumbuhan bambu. Saya pun langsung menghampirinya dengan harapan dapat menemukan bambu ukuran kecil, dan setelah masuk kebun ternyata memang ada dan itu sangat banyak sekali. Tanpa pikir panjang saya pun langsung mengambil beberapa batang bambu untuk dijadikan bahan baku membuat miniatur angklung. Oke, setelah bahan baku terkumpul kami pun membawanya ke Jumbara. Di Jumbara tepatnya saat lomba kreasi souvenir berlangsung, kami bertiga sangat serius dalam menggarap proyek ini. Ini tidak mudah loh, butuk ketelitian, kesabaran dan keuletan. Setelah kurang lebih 2 atau 3 jam lomba berlangsung, kami pun selesai menggarap proyek ini. Kami berhasil membuat 3 miniatur angklung. Dua berupa gantungan kunci dan satu berupa pajangan berdiri. Setelah itu kami langsung mengumpulkan hasil seni kami ke panitia, saat mengumpulkan ke meja panitia, kami melihat hasil seni teman-teman lainnya, woow keren-keren banget. Ada yang membuat miniatur kapal pesiar, ada yang membuat horden dan lainnya. Tapi kami tetap optimis karya kami mampu bersaing dengan karya lainnya.

Hasil seni kami, Miniatur angklung
(maaf alasnya pakai sepatu :D)

Dihari pertama cuaca sangat mendukung karena cuaca cerah dan udara pun menjadi segar. Namun dihari kedua hujan datang mengguyur Linggo Asri, tepatnya sore hari. Walaupun tenda kami anti air, tapi tetap saja air ada yang masuk ke tenda sehingga beberapa barang di tenda menjadi basah, tas saya pun tak luput terkena air hujan. Untungnya hujan tak begitu lama, dan akhirnya pada malam harinya kami langsung tidur, karena suhu disitu setelah diguyur hujan menjadi sangaaaadth dingin (lebay). Tapi kalau gak hujan juga sama aja kok, tetap dingin. Buktinya pas saya mandi aja, wah lumayan deh dinginnya. Tapi masih dingin bandung sih haha, jadi gak kaget kalau nyentuh air kayak gitu mah. Ada yang bilang kayak air kulkas nih, haha tapi daripada gak mandi mending dipaksain deh. Saat mandi itu kami menumpang dirumah warga sekitar camp kami, dan itu pun harus antri atau kadang-kadang kalau lagi buru-buru suka rebutan. Apalagi kalau yang masuk kamar mandi bowo duluan, wah pasti lama banget deh, lamanya bukan karena mandi, karena aktifitas lainnya haha. Kadang dijatah peranak harus mandi maksimal 10 menit, kalau lebih dari 10 menit entar kamar mandinya didobrak. Waduh, daripada pas lagi mandi terus didobrak mending mandinya 1 menit ajalah, baru juga guyur badan segayung udah lagi, langsung cabut, hii jorok. Tapi enggaklah, pasti mandinya harus beneran.

Dihari kedua jumbara, banyak aktifitas yang kami laksanakan, ada lomba ini lah, itu lah banyak deh pokoknya, gak bisa dihitung satu jari (-__-). Waktu itu pas kebagian lomba paduan suara, tim padus muhamka yang beranggotakan saya, SURYA PERDANA dan teman-teman saya lainnya siap menyumbangkan suara emas kami kehadapan dewan juri dan fans setia kami, eitzz.

Tim padus SMK Muhamka

Kami pun naik ke panggung dengan penuh percaya diri, penonton begitu seksama melihat kami, cameramen tak hentinya menyorot kami dan dewan juri pun tersepona melihat  kami naik ke atas panggung, eitzz terpesona. Kami pun langsung menyanyikan dua buah papaya mangga jeruk apel, ehh maksudnya dua buah lagu yakni lagu mars PMI dan Bakti IPM (mungkin, saya agak lupa lagu yang kedua). Kami bernyanyi dengan serius, dengan percaya diri tinggi, hingga membuat suasana ruangan hening serentak karena begitu seriusnya menyaksikan kami bernanyi. Saya juga bingung kenapa suasana ruang tiba-tiba sepi dan tak ada suara satupun, yang terdengar hanya suara jangkrik. Ternyata setelah ditelusuri, ehh gak ada yang menonton kami, aduhh. Haha, bercanda dikit. Yaa, waktu itu kami bernyanyi dihadapan tiga dewan juri dan peserta dari sekolah lainnya. Setelah menyanyikan kedua lagu, kami pun merasa lega dan langsung turun dari panggung. Oke deh, tinggal nunggu hasil kami bernyanyi. Setelah padus selesai kami langsung berpencar kembali, ada yang mengikuti lomba journalist, ada yang ikut penyuluhan, ada yang ikut pelatihan membuat pupuk organic, ada yang menuju camp untuk tidur, wah pokoknya mencar deh. Lalu dimalam harinya ada acara pentas seni. Jadi, setiap sekolah harus bisa menampilkan seni mereka masing-masing di atas panggung. Ada yang ngeband, ada yang drama/teater, sedangkan dari Muhamka menampilkan beladiri khas Muhammadiyah yaitu Taekwondo, hebat kan. Eh, taekwondo atau karate ya? Aduh lupa haha. Maksudnya Tapak Suci, pura-pura gak tau aja saya, padahal saya juga mantan anggota tapak suci, wkwk. Disitu yang tampil adalah Miftah (TKJ1), sugeng (TKJ3) dan beberapa teman yang lainnya. Wow, keren yah, saya beri standing a plus buat mereka. Acara tersebut berlangsung hingga larut malam, sehingga tidak semua menonton pertunjukan hingga selesai termasuk saya. Setelah melihat anak Muhamka tampil, udah aja langsung tinggal ke camp dan langsung tidur.

Esok harinya, tepatnya hari ketiga, sudah agak berkurang aktifitas yang dilakukan, jadi ada waktu longgar lah buat jalan-jalan atau biasanya cewe-cewe pada foto-foto. Bukan cewe aja sih, cowonya juga pada narsis-narsis, bahkan mungkin lebih narsis cowonya ketimbang cewenya, haduh. Eitzz, jangan salah, cowo juga bisa narsis, buktinya banyak hasil jepretan yang kami dapat, cewenya mana?? Malah foto pemandangan, aduh wkwkwk. Dan tak terasa ya, Jumbara yang dari awal kami ikuti akhirnya selesai juga. Kami pun berkemas-kemas terlebih dahulu, lalu menuju lapangan untuk upacara penutupan Jumbara.  Upacara berlangsung hikmat dan lancar, cuaca pun mendukung. Disitu para petinggi PMI di Kab. Pekalongan berpidato satu persatu, sehingga membuat kaki kami merasa NYAMAN, saking nyamannya bahkan ada yang berdiri dengan satu kaki, waduh hebat tuh.


Nih, saat kami upacara perpisahan, serius banget ya haha

Setelah itu tibalah waktunya pengumuman siapa yang menjadi Juaranya, kalian pasti tau kan siapa yang jadi juaranya?? Ya betul, Bunga Citra Lestari… malaikat juga tau siapa yang jadi juaranya hahahahaha bercanda dikit. Satu persatu kami dipanggil kedepan untuk mengambil piala, ternyata kami masuk kategori B, wow sungguh bangga sekali karena ini kali pertama kami mengikuti Jumbara dan langsung masuk kategori B. guru pun member a plus pada kami. Perwakilan dari kami pun maju kedepan untuk mengambil piala. Piala yang diberikan sungguh lah luara biasa, kami pegang dan foto-foto bersama pialanya haha, lega rasanya dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan lancar, Alhamdulillah. Yang menjadi juara umum waktu itu adalah dari SMA 1 Kajen, ya mereka memang juara bertahan dari tahun sebelumnya, belum ada yang mampu melengserkannya, tapi percayalah, dengan doa dan usaha insyaallah tim dari SMK Muhamka dapat menjadi juara umum di Jumbara berikutnya Amin. Setelah upacara penutupan selesai, kami pun langsung menuju camp untuk beres-beres. Kami merobohkan tendanya, mengemas barang-barang kami, dan bersiap untuk pulang kerumah masing-masing. Hmm, pengalaman yang mengasyikkan, rasanya pingin ikut lagi, tapi dua tahun kedepan saya sudah lulus dari SMK, kan Jumbara diadakannya 2 tahun sekali.

Suatu kebanggaan bagi kami, dapat menyerahkan piala jumbara ke Guru kami

Oke, setelah jumbara selesai, kini waktunya menikmati liburan sekolah. Wah 2 minggu nih liburan. Saya pun langsung memesan tiket untuk liburan ke rumah ortu di Bandung. Lalu saya langsung pergi ke bandara Adi Sucipto. Sesampainya di bandara saya langsung masuk ke ruang tunggu dan saya bertemu seorang yaitu Mbak saya. Tujuan saya pergi menemui Mbak Saya untuk pamitan, karena saya mau ke Bandung. Setelah pamitan saya langsung pergi ke perempatan wiradesa untuk menunggu bis tujuaan Bandung. Setelah dapet bis, saya pun langsung naik dan duduk dengan tenang. Nah, masalah liburan saya di Bandung gak akan saya bahas karena judul bukunya 3 tahun sekolah di pekalongan, jadi masalah liburan ke Bandung gak usah diceritakan. Biar saya aja yang ngerti. Jadi langsung aja ke saat saya kembali ke pekalongan dan sampai di rumah saya di Gandarum.
Sesampainya dirumah :
Saya : ''Assalamualaikum, ,dok.... dok…. dok…..,, assalamualaikum'' sambil ngetuk pintu
Nenek saya : ''nono receh,,duite wis entek..ngesok-ngesok maning bae, dasar tukang njaloki sumbangan.'' kata nenek saya sambil marah-marah
Saya : ''ini surya bah, dari bandung, ini bawa peuyeum sama dodol.'' ujar saya dengan lembut
Nenek : ''ohh, surya toh, tak kiro mau sing njalok sumbangan, ket mau bola-bali rene njaloki terus'' jelas nenek saya
Saya : ''ohh,,heeeehe''

Saya pun bersih-bersih dan langsung istirahat. Huft, capeknya.

Suara kicauan burung kembali tedengar, hari baru datang menggantikan hari kemarin. Dihari baru ini saya bergegas mandi untuk berangkat sekolah. Kali ini saya sudah kelas XI di XI TKJ 1,,yeahhhh
Dihari pertama kami masih belum ada KBM. Kami hanya upacara  dan mencatat jadwal pelajaran. Dan mendapat wali kelas baru. Siapa yah kira-kira wali kelas XI TKJ 1??. Dan saat sedang asyik-asyik mengobrol dikelas dan ribut-ributan, tiba-tiba pintu kelas terbuka,,,ngiiikkk, lalu seperti biasa, muncul kaki yang menampakkan wujudnya pertama kali. Kaki yang besar dan sangat besat.....syetttt, tunggu dulu. Jangan-jangan seperti kejadian dulu di lab KKPI. Padahal kami mengharap guru yang cantik yang datang, ternyata malah Pak Brison. Haduhh. Kami pun kembali melanjutkan ngobrol dan mencuekkan pintu yang terbuka dan ada penampakkan kakinya itu. Tapi saat guru itu masuk ternyata guru yang datang adalah guru wanita..wooowww. Kami pun kembali memfokuskan pandangan ke beliau. Ternyata yang akan menjadi wali kelas kami adalah Guru Bahasa Jawa, miss Lina..wooww amazing.
Nurma : ''Miss Lina guru Bahasa Inggris surr,,eddann kowe!!!''
Saya : ''ouwhh, sorry,,sorry..khilaf..''
Maaf diulang perkataan saya. Dan yang menjadi wali kelas kami adalah Guru Bahasa Inggris,,, kita sambut miss Lina. Dan kami diberi pengarahan, dan mencatat jadwal. Setelah itu langsung deh pulang kerumah.yehhhh mantep. Emm, dikelas 2 ini ada beberapa guru baru dan pergantian mapel mengajar yang mengajar kelas XI TKJ 1 tahun ajaran 2011/2012. Seperti
» Guru Matematika : Pak Andriva
» Guru Penjas : Pak Catur
» Guru Fisika Bu Iin
» Guru IPA : Pak Dul Syukur
» Guru KWS : Ibu Rul
» Guru B. Indonesia : Ibu Reheni
» Guru Praktik : Pak Bandio, Pak Bara, Pak Andi
Untuk yang lainnya masih tetap sama. Hemmm, iya benar,,saaaamaaaaa.
Oh iya, masalah ekstrakulikuler yang saya ikuti. Dari kelas X saya aktif mengikuti Ekstra Tapak Suci.

Tapak Suci SMK Muhamka

Iya, olahraga beladiri kebanggaan Muhammadiyah ini memang banyak yang tertarik untuk mengikutinya khususnya saya dan sahabat saya Tito, dan beberapa teman saya lainnya. Namun di kelas XI ini banyak yang mengundurkan diri dari beladiri Tapak Suci ini. Dari kelas XI TKJ 1 yang tersisa mungkin hanya saya, Tito, Miftah (''Taul'' si jawara Tapak Suci) dan siapa lagi saya lupa. Alasan saya mengikuti Tapak Suci adalah untuk menambah kemampuan saya di bidang beladiri. Buat jaga-jaga, siapa tau ada penjahat yang nyegat saya dan mau ngerampok saya di jalanan ketika malam hari.
Penjahat : ''heii,,mau kemana loe boss,,bagi duitnya!!''
Saya : ''gak punya duit bang ^_^.'' sambil ketakutan
Penjahat : ''loe gak usah bohong yahh, gue sambit loe sampe putus kepala loe, terus gue rebuss,,mau loe!!!'' ujarnya dengan nada keras.
Lalu dengan reflek yang datang secara tiba-tiba, karena saya tau saya anak Tapak Suci, sayapun langsung mencoba melawan penjahat itu.
Saya : ''heh bang, kalo mau duit saya, langkahi dulu mayat ibu abang,,,ehhh mayat saya maksudnya.!!!! Dengan bersuara keras
Penjahat : ''ohh, loe berani lawan gue yahh, ayo maju kalo bisa!!! Balas si penjahat
langsung saja ditempat itu terjadi perkelahian antara saya dengan si penjahat. Pak...pakkk,,,,debukk...debukkk...tarrr...tarrr....booommm...boommm.....dududududuududut. tuingggggggg.....duarrrr... .fire...fire....dududududududut... Lalu akhirnya kalah juga. Sekarang keadaannya telah babak belur karena dihajar oleh jurus-jurus yang mematikan. Hemmmm T_T saya yang babak belur maksudnya...hemmmmm. Duit sayapun dirampas dan saya langsung pulang ke rumah. Sesampainya dirumah saya pun diintograsi oleh nenek, mba, om dan ponakan saya yang masih berumur dua tahun.
Nenek, mba dan om saya : ''kenapa kamu surya??? Habis berantem yah???????.'' dengan penuh penasaran
Ponakan saya : ''hahaha, mas surya kaya badut:D'' tertawa terbahak-bahak
Saya : ''enggak kok, surya gak berantem. Surya kan anak baik-baik!!!,,,kamu juga,,emang saya badut,,udah tau abis kena bencana malah diketawai'' jelas saya+marah saya sama ponakan
Om saya : ''ohh, lha terus kenapa kok bisa begitu??''
Saya : ''jadi begini...........''
Kami semua ngumpul memutar sambil rangkulan.
Saya : ''jadi begini, tadi itu surya lagi pulang dari warnet. Kemudian di tengah jalan surya lihat ada cewe yang lagi digangguin sama preman-preman pasar kajen. Nah surya langsung reflek untuk untuk menolongnya, waktu itu surya sendiri lawan 5 orang preman. Nah 4 preman berhasil surya kalahkan,, ,hiaaaaa, ,,,jarr,, ,plakk..plakkk....duarrrr,,,,josszzz....pretrtt....dungg...ahhhh. Tapi saat lawan preman terakhir, dengan stamina surya yang sudah lelah karena habis melawan 4 preman, jadi surya kalah lawan preman terakhir. Tapi disaat kekalahan surya, surya sempet nendang kemaluannya si preman, si preman pun langsung nangis dan kabur. Dan akhirnya si cewe berterima kasih sama surya. Begitu ceritanya...
Om, Mba, nenek saya : ''ouwhhhhhh.......''
Saya : ''paham kan???''
Om, Mba, nenek saya : ''coba ulangi lagi, tadi belum jelas!!!''
Saya : ''haaahhhh?????gubrakkkk,,'' langsung pingsan
Ya, jadi seperti itulah hasil mengarang dan kebohongan saya,,hahahahahaahahaaha
Adegan memalukan, Mohon jangan ditiru!!!

Lanjut, masalah hobi. Emmm, saya hobinya gak banyak-banyak banget. Palingan hobi saya cuma menggambar, denger musik, koleksi komik naruto, baca komik, koleksi uang kuno sama dollar, olahraga kayak futsal sama basket, desain sama ngerancang bangunan, jalan-jalan dll. Nah cuma segitu doang. Tapi yang membuat karir saya melonjak adalah hobi menggambar. Berkat menggambar banyak hal yang dibanggakan saya dapatkan, seperti tadinya buku gambar kosong jadi ada gambarnya, pensil yang tadinya lancip jadi tumpul, penghapus tadinya putih jadi hitam, dan masih banyak lagi deh. Jadi itu salah satu contohnya.
Dan, dikelas XI ini juga terjadi banyak perkembangan yang saya alami dalam pelajaran di sekolah. Terutama matematika, semenjak duduk dikelas XI kelas kami di ajar oleh Pak Andrifa. Beliau memang guru yang sangat jenius dalam mentransfer ilmunya kepada siswa yang diajar dan dalam menjelaskan juga sangat mudah kami terima. Canda dalam setiap selingan mengajar selalu beliau lontarkan. Sungguh candaan yang lucu,hahaha. Tak lupa juga motivasi yang diberikan selalu membuat kami semangat dalam menimba ilmu. Guru yang lain pun sperti itu, selalu memberi motivasi pada kami siswa SMK Muhamka agar selalu bersemangat dalam belajar. Tapi ada juga guru yang garing. Wahh, males deh ngadepinnya. Tapi gak banyak, ya seperti sekolah lain juga lah, pasti ada guru yang menyenangkan dan pasti juga ada guru yang kurang menyenangkan. Namun jika dalam satu sekolah tidak terdapat 2 karakter guru tersebut pasti gak asik deh, percaya. Oh iya, kalo ngomongin guru sebenarnya pada saat perpisahan kemarin (29 april 2013) saya ingin menyanyikan sebuah lagu untuk guru SMK, ya itung-itung sebagai persembahan bagi guru-guru SMK Muhammadiyah Kajen atas semua jasa dan ilmu yang telah mereka berikan kepada kami siswa-siswi SMK Muhammadiyah Kajen. Karena saya akui memang mereka sangat konsisten dan berkomitmen untuk membuat siswa SMK maju dan pintar dalam pelajaran serta akhlaqnya, okee ni lagunya  :


Trimakasihku

Trimakasihku kuucapkan
Pada guruku yang tulus
Ilmu yang berguna
Slalu dilimpahkan
Untuk bekalku, nanti
Setiap hariku dibimbingnya
Agar tumbuhlah bakatku
Kan ku ingat slalu, nasehat guruku
Trimakasih ku ucapkan

Ya, itulah lagunya. Terimakasih buat guruku yang baik, berkatmu kini kami telah menjadi orang yang lebih baik dan dibanggakan orangtua (T,T). Berkatmu juga saya banyak meraih prestasi di sekolah baik itu didalam maupun diluar sekolah, semoga ilmu dan pengalaman saya, dapat menjadi bekal buat masa depan saya kelak, amin. Semoga impian dan cita-cita saya dapat terkabulkan amin. Tapi sayangnya saya gak ikut perpisahan karena ada halangan, hmm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar