- See more at: http://langkah2membuatblog.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-menu-bar-di-blogspot.html#sthash.v7j5Yv2h.dpuf

Senin, 21 Desember 2015

Indahnya Wisata Tersembunyi Sanghyang Heuleut

Hi Brad...

     Kembali saya akan posting tempat wisata yang sangat luar biasa indahnya di Bandung tercinta. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman luar biasa saya saat berkunjung ke tempat wisata yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh banyak orang, terutama anak muda. Kenapa saya katakan luar biasa, karena saat berkunjung kesini saya dan teman-teman harus menjalanka 3 kegiatan sekaligus yakni Touring, Hiking dan Swimming. Saya dan teman-teman start dari daerah gadobangkong, cimahi pada hari Minggu, 20 Desember 2015 pukul 07:00 WIB. Kami langsung menuju lokasi utama yakni Sanghyang Heuleut yang terletak di daerah Rajamandala, Kab. Bandung Barat (dekat dengan PLTA saguling). Perjalanan touring ini kami tempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit dan menempuh jara sekitar 30KM. Kami parkirkan motor di tempat parkir yang disediakan pihak pengelola, tepatnya dekat PLTA saguling. Setelah itu kami bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi utama yakni Sanghyang Heuleut dengan cara hiking. Disini saya dan teman-teman sangat bersemangat karena setiap harinya berkecimpuh dengan tugas-tugas dan beban pekerjaan dan akhirnya kami bisa refreshing dengan cara seperti ini. Kami mulai start Hiking pukul 08:30 WIB ditemani oleh seorang pemandu jalan. Biaya masuk yang boleh dikatakan murah yaitu sebesar Rp. 5000,- per orang sangat terbayarkan oleh pemandangan alam sekitar. Baru saja berjalan beberapa puluh meter sudah disuguhkan pemandangan yang luar biasa indahnya, subhannallah...


     Next, selama diperjalanan kami mendapati medan yang lumayan ekstrim karena dipenuhi oleh bebatuan besar dan tajam serta harus melewati pinggiran sungai yang licin. Atribut yang tepat memang sangat diprioritaskan saat anda ingin berkunjung kesini. Kurang lebih perjalanan 1jam akhirnya kami sampai di tempat tujuan, "Sanghyang Heuleut". yeahhh sungguh kelelahan ini terbayarkan oleh pemandangan yang amat sangat luar biasa indahnya.





     Sesampainya disana kami langsung bergegas membuka baju dan langsung berenang di danau kecil ini. Di Sanghyang Heuleut ini memiliki air terjun kecil, lalu air yang berwarna sedikit kehijauan dan kedalaman air mencapai 4-5 meter. Bagi anda yang belum bisa berenang (seperti saya) disini disediakan penyewaan rompi pelampung untuk kita pakai menyebrang ke air terjunnya. Dan bagi anda yang memiliki nyali besar, di Sanghyang Heuleut ini terdapat batu besar yang menjorok ke atas memiliki ketinggian sekitar 10 meter lebih dan dapat digunakan sebagai tempat kita melompat ke air sari ketingggian, waaawww sangat memacu adrenaline guys.



     Oke, mungkin ini yang dapat saya ceritakan dari pengalaman saya berkunjung ke Sanghyang Heuleut. Sedikit masukan bila anda hendak berkunjung kesini :
         1. Jangan memakain rok (bagi wanita) karena medan jalan yang bervariasi, banyak tanjakan
         2. Diusahakan datang pagi hari agar kita dapat berlama-lama di lokasi
         3. Bawa bekal minum dan makan yang banyak
         4. Bawa nyalimu karena disini penuh kejutan haha

Sekian terimakasih

surya experience adm
#MyTripMyAdventure
#Jelajah
#Go Explore the Unknown

Sabtu, 12 Desember 2015

STORY Bandung : Berawal dari Sosmed

Hallo brad's and sist's....

Lama tak posting lagi, maklum lah soalnya schedule padat merayap (gaya... yaelah )

     OK kita coba pakai bahasa formal, supaya tidak disangka blog abal-abal. 
Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman saya dan teman-teman saya saat merintis sebuah komunitas motor yang baru saja di deklarasi minggu kemarin. Awalnya kami berkenalan melalui media sosial Facebook lewat group NVLR (New Vixion Lightning Riders) yang membunyai slogan share and respect. Nah karena basis dari group facebook itu adalah mencangkup anggota seluruh indonesia bahkan ada yang dari malaysia, kami pun agak kesulitan apabila akan bertemu atau bisa dikatakan kopdar (kopi darat). Kebetulan basis domisili saya ada di Bandung, tepatnya di Bandung Barat. Hingga akhirnya suatu ketika ada seorang anggota NVLR yang memiliki akun atas nama "Mardi Ana" membuat postingan foto yang sedang memajang motornya yang sudah ditempel kan stiker NVLR, dan kang Mardi (sebutan nya) mencetuskan dimisiliya yaitu di Bandung. Sontak banyak mengundang riders yang ber domisili di Badnung tak terkecuali saya. Akhirnya tak lama setelah saling berkomentar di FB kita pun saling tukar pin BBM untuk mempermudah dalam berkomunikasi (Personal Massage). Dan akhrinya dibuatlah group BBM yang bernama "Family Vixion" yaitu riders Vixion di bandung yang rata-rata anggota NVLR di Facebook. Tak terduga, baru saja dibuat group BBM ini anggotanya sudah mencapai 30 orang lebih, dan akhirnya kita sepakat untuk mengadakan kopdar pertama kita untuk menjalin silaturahim antar rider. Tepatnya malam minggu tanggal 17 Oktober 2015 bertempat di pusat kota bandung di depan PT. Pertamina dekat lapangan Gasibu


     Luar biasa takjub yang saya rasakan, karena kopdar perdana ini sudah banyak yang berpartisipasi. Dan yang datangnya pun dari seluruh penjuru bandung, ada dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat dan lainnya. Sungguh luar biasa, dan disinilah kita berkenalan satu sama lainnya sehingga lebih membuat kita menjadi akrab. Kami mulai membicarakan untuk kedepannya bagaimana dan menunjuk beberapa orang sebagai "kokolot" dalam bahasa sunda atau leader nya yang memimpin kita. Tak lama kita kumpul di tempat tersebut, kita memutuskan untuk pindah ke lokasi yang lebih nyaman tepatnya di bawah jembatan Pasupati depan restoran Citroengres Bandung tak jauh dari lokasi awal kumpul.





   
     Ditempat ini kami mendapatkan "koyo" atai stiker NVLR yang dikirimkan oleh admin NVLR Facebook dari Jakarta. Dan kami pun menempelkan koyo kami pada motor masing-masing. Selesai kopdar pertama ini kami pun sepakat untuk mengadakan kopdar rutin di malam minggu kedepannya di tempat dan jam yang sama. Luar biasaaaa...

     Yups, begitulah sepenggal cerita dari saya, semoga kedepannya makin solid..jossss. Oke next post akan saya ceritakan cerita selanjutnya dari komunitas kami. tq

#keepbrotherhhod #storybandung #kopdarperdana #keepsaduduluran



Jumat, 14 Agustus 2015

Perjalanan Mudik Bandung-Pekalongan

Assalamualaikum Wr Wb...

     Hallo brad (sapaan ala anak motor), sudah lama saya tidak posting ke blog fenomenal ini nih. Kali ini singkat cerita saja, saya mau cerita pengalaman saya saat mudik ke Pekalongan Jawa Tengah. Maaf baru bisa posting hari ini karena baru ada waktu kosong hari ini. Ini adalh pengalaman saya touring ke luar provinsi dan hanya sendiri saja, semoga nanti dijalan bisa nemu temen.

     Oke langsung saja, saya berangkat start dari bandung pada hari Rabu 15 Juli 2015 pukul 03:00 WIB. Edyaann nyubuh banget tuh berangkatnya.


     Nah saya membawa si Vixion ini, baru 2 bulan saya miliki dan langsung dibawa ke Pekalongan hehe. Akhirnya saya berpamitan pada orang dirumah dan langsung berangkat. Trayek pertama yakni saya melewati Haur Ngambang - Kerkof - Leuwigajah - Gunung Batu - Pasteur - Pasoepati - Cicaheum - Cibiru - Jatinagor, nah ini trayek pertama melewati Kab. Bandung Barat, Cimahi dan Kota Bandung. Bagi orang bandung tentu tau trayek tersebut dan tau cerita-cerita akan daerah tersebut. Ada yang berbau horor? ada yang menjadi sarang begal? dan lain-lain. Namun alhamdulillah di sepanjang trayek itu aman-aman saja, saya pun menggeber si Vixion dengan kecepatan diatas 100 KM/H karena kondisi jalan yang masih sepi.

     Akhirnya saya masuk daerah Sumedang, tepatnya Cadas Pangeran. Mas dan Mba udah pernah lewat Cadas Pangeran? Subuh pula? belum ada kendaraan lalu lalang? nuaahhh disini saya di uji mentalnya. Bener-bener masih sepi tuh jalan, diluar prediksi saya.Tapi saya tetap memberanikan diri (masa anak motor sama gituan takut). Dengan medan jalan yang gelap karena belum ada penerangan dan juga jalan yang berkelok-kelok, naik turun, kanan tebing kiri jurang, edyaann benar-benar uji kemampuan dalam membawa motor, enak juga sih pas dipake buat corneringnya hehe. Di tengah-tengah jalan Cadas Pangeran, saya melihat kebelakang melalui kaca spion motor saya, muncul cahaya putih mendekat dengan cepat, benar-benar cepat. Ternyata itu adalah sebuah motor, diapun menyalip saya dan mengklakson saya (tott tott), kemudian saya balas (tottt tottt). Wuaahhh ternyata anak Vixion juga, tanpa pikir panjang, langsung saya tempel dari belakang dan akhirnya dapat temen yeeeee. Oh iya, trayek kedua ini adalah melalui Cadas Pangeran - Sumedang kota - majalengka - Kadipaten - Cirebon. Nah pas kira-kira nyampe daerah Sumedang Kota, saya ketinggalan oleh rider Vixion yang ketemu di  Cadas Pangeran barusan. Dia bawanya ngebut pisan euyy, teu ka udag ku saya -__-. Akhirnya single rider lagi deh. Akhiranya sekitar jam 5 lebih saya sudah sampai di daerah cirebon. Saya istirahat sebentar disini, hanya memarkirkan motor di pinggir jalan lalu saya melakukan peregangan badan karena lumayan pegal (efek underbone dan belum ganti stang raci hehe), saya pun langsung menginformasikan ke mamah saya kalau saya sudah sampai cirebon. Dan mamah saya langsung bales, "kok cepet banget? jangan ngebut-ngebutt !!", hehe setelah dipikir-pikir emang cepet banget, Bandung Barat - Cirebon ditempuh hanya dalam 2 jam, edyann. Next, saya hanya peregangan selama 10 menit dan langsung melanjutkan perjalanan.

     Trayek ketiga yakni, Cirebon - Brebes - Tegal - Pemalang - Pekalongan, (pantura coyy). Nah disini nih mulai macet-macetan. Saat masuk daerah cirebon kota, dan mulai bergabung dengan kendaraan Plat B (Jakarta dsk) jalanan mulai macet. Emang ya dimana-mana kendaraan Jakarta itu selalu bikin macet, di Bandung juga setiap malam minggu banyak kendaraan Plat B yang bikin macet Bandung, huuuuu dasar wkwk. Next, sekitar jam 7 pagi mulai masuk perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya Cirebon - Brebes. Di sini mulai benar-benar yang namanya macettttttttt. Gilaaa jalan cuma 5 KM/H. Yang namanya main kompling, tarik lepas tarik lepas kopling,, baru ngerasain sepegal ini hadeuuhh.


     Masuk daerah Tegal sekitar jam 9 pagi , saya istirahat yang kedua kalinya. Disini saya benar-benar Istirahat, saya masuk Rest Area yang disediakan, lalu buka jaket, buka body protector, buka deker lutut, sarung tangan semuanya deh kecuali baju dan celana. Lalu saya rebahan di sebuah lesehan yang ada. Saya kebetulan puasa, jadi tidak makan dan minum hanya rebahan dan tidur-tiduran saja. Sekitar setengah jam saya disitu, langsung saya dandan, pakai semua safety dan jaket dan langsung berangkat lagi.

     Sekitar jam 10 pagi saya sudah berada di Pemalang dan jalanan masih macet. Disini saya kembali kelelahan karena macet ini, dan saya pun beristirahat yang ketiga kalinya tepatnya di Pombensin/ SPBU di daerah Pemalang. Disini saya mulai merasa dehidrasi dan 5L. Karena banyak faktor. Yang pertama adalah kondisi jalan yang macet parah, kedua panas terik dari sinar matahari yang menyengat, ketiga safety riding yang saya pakai (jaket, body protector, deker lutut, sarung tangan, helm) membuat tubuh benar-benar tertutup, ke empat semua safety riding yang saya pakai berwarna hitam menyebabkan sinar matahari menyengat langsung ke safety riding dan panasnya menyerap ke tubuh. Itu beberapa faktor nya, dan akhirnya saya memutuskan untuk buka puasa :( (darurat). Untung saya sudah bawa bekal Pocari Sweet dan langsung mengobati dehidrasi saya hehe alhamdulillah batal 1 hari puasa ku. Setelah merasa fit kembali saya melanjutkan perjalanan dengan semangat.

     Sekitar jam 11 lebih saya sudah melewati tugu SELAMAT DATANG KAB. PEKALONGAN, asyiiikkk udah nyampeee. Tapi ternyata saat masuk daerah Wiradesa, perempatan yang menuju Kajen (tujuan saya) ditutup dan saya pun harus memutar ke Kota Pekalongan, bettttteeeeee njirrr. Tapi gpp yang penting sampai hehe.

     Dan akhirnya jam 12 passs, berbarengan dengan adzan dzuhur saya sampai di tepat tujuan, di Desa Karagan Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan ,yeyeyeyeyeyeeeeeee.. Disitu saya langsung bersalaman dengan keluarga, nenek, om, tante, mba, sepupu, semuanya dehh. Dan saya langsung pinjam kamar untuk tidur hadeuuhh capek banget.

Oke brad, itu sedikit cerita saya saat mudik ke Pekalongan, tunggu cerita saya saat pulang ke Bandung nya yaaa.

Catatan :
Bandung - Pekalongan
Jarak menurut pengukuran odometer NVL : 298 KM
Waktu yang ditempuh : 9 Jam
Istirahat : Cirebon (10 menit)
                Tegal (30 menit)
                Pemalang (15 menit)
Bahan bakar motor : Pertamax 92
Konsumsi Bandung - Pekalongan : 10 Liter

     Terimakasih brad, sampai bertemu lagi di cerita SuEX selanjutnya

Kamis, 13 Agustus 2015

Ini dia Pengganti si Kawasaki BR200 ku

Hallo bradd...

     Lama gak posting, dan sekalinya posting langsung membahas tentang sebuah barang baru milik saya hehe. Dan ini juga yang menyebabkan saya jarang posting lagi karena kesibukkan saya mengurus si motor baru ini. Sebenernya bukan baru sih, saya beli second. Semenjak di tinggal si Kawasaki BR200 ku, saya memakai kembali motor Honda Karisma. Pergantian dari motor sport 200cc ke bebek 125cc itu rasanya gak enak banget... udah enak pake sport ehhh pake bebek lagi. Tadinya saya mau nabung untuk beli sport lagi, rencana sih mau beli Kawasaki Ninja 250 R. Tapi Allah berkehendak lain, tiba-tiba muncul iklan bahwa teman saya akan meng-oper kreditkan motor kesayangannya yakni Yamaha New Vixion Lightning karena beliau sudah membeli mobil baru Honda Brio Satya jadi si NVL ini jarang dipakai, pungkasnya. Dia hanya minta balik DP saja, langsung aja saya sikat tuhhh hehehe.. gambar diatas adalah saat kedatangan si NVL, masih orisinil banget.

     Semoga motor ini dapat langgeng saya pakai sampai selamanya wkwk. Walau rencana memiliki Kawasaki Ninja 250 R nya gagal, tapi saya cukup terobati dengan performance si NVL ini. Lalu setelah kedatangan motor baru ini, muncul pertanyaan :

1. Mau dikasih nama apa motornya???
     Kalau si karisma saya kasih nama "Si Black", terus motor kemarin si Kawasaki BR200 namanua "Atom", kalau NVL ini apa ya??? COMMING SOON dehh haha

2. Rencana kedepannya????
     Rencana nya jelassss.....MODIFIKASII yeeeeeeee...tunggu deh postingan berikutnya, tau - tau ni motor udah tambah gagah aja deh hehe

Oke brad, sekian dulu postingan ane kali ini..sampai jumpa


Sabtu, 28 Maret 2015

Curhat ku Malam Minggu Ini

29-03-2015
Dear blogger.....
 
Ini  yang kurasakan pada malam minggu kali ini....


Saya gk bisa ngomong, hanya bisa mengekspresikan
Thx

Sabtu, 14 Maret 2015

Perpisahan Dengan Kawasaki BR200 ku

Curhat lagi ah,....

     Akhirnya setelah berfikir, berunding dan beristigharoh ketemulah the best optional yakni untuk melepas motor kesayangannku si Atom. Mungkin ini adalah keputusan terbaik untuk saya dan insyaallah ini adalah jalan terbaik yang diberikan oleh Allah swt. Dari awal kedatangannya saya sudah merasakan kecocokan dengan ini motor. Kalau orang lain motor pertamanya adalah motor bebek atau matic (bukan menghina) sedangkan saya motor pertama adalah motor sport 200cc dengan bodi bongsor (bukan sombong) dahsyaatttt...hahaha

Ini foto pas si Atom baru datang dari dealer (masih standar pabrikan) :



     Kalau ditanya gimana perasaannya kehilangan motor  kesayangan? sangggaaat sedih bro, motor ini sudah banyak mengukir sejarah perjalanan bersama saya. Baru beberapa minggu udah di ajak touring keluar kota padahal STNK belum keluar dan saya pun belum punya SIM. Tapi alhamdulillah tidak kena razia oleh polisi, buktinya waktu pulang dari touring ini tepatnya di Jl. Soekarno Hatta bandung lolos aja nih hehe. Itulah enaknya pake motor gede. Motor ini pun sudah ditempel part-part modifikasi seperti visor ninja RR, klakson, spakbor belakang diganti dll. 


Banyak cerita sedih dan cerita lucu selama membawa motor ini.
     
Contoh cerita sedih, saat motor masih standar pabrikan alias belum di modifikasi khususnya bagian spakbor belakang, saat melewati jalan becek pasti deh air nyiprat ke pengemudinya, bahkan saat itu pernah pake baju putih lalu saya jalan-jalan muter komplek rumah saat abis hujan, jalan pasti becek tuh. Setelah muter-muter dan balik kerumah ehhhh gila baju bagian belakang penuh cap cipratan air -___- mantapppp. Lalu cerita sedih lainnya adalah, waktu itu saya lagi lewat Jl. Raya Cimindi tepatnya di perlintasan rel kereta cimindi. Saya dari arah gunung batu dan mau ke arah pasar cimindi. Pas lewat rel kecepatan dikurangi dan saya jalan dengan hati-hati. Perlintasan pertama lolos, nahh pas perlintasan kedua..... gubraakkkkk!! saya terjatuh pemirsa ke arah kiri dan kaki saya tertindih bodi bongsor si atom yang beratnya 149KG :(. Masalah kaki ketindih gak apa-apa karena belum kerasa sakitnya. Nah sedihnya tuh disini saat membangunkan si Atom dari tidurnya, beeerattttttt nyaa gak ketulungan, mana gak ada yang bantuin lagi :(. Tapi akhirnya saya bisa membangunkan kembali si Atom dan langsung cabut dari tkp. Tuh cerita sedihnya.....

     Kalau cerita lucunya malah banyak. Misal saat ada yang nanya, "kang knalpotnya dimana?". haha itu adalah pertanyaan yang sangat sering didapat oleh saya. Coba kalian tau gak dimana kenalpotnya ?


     Bingung kan?? nih bangganya bawa si Atom, kalautiap berhenti di lapu merah aja suka banyak yang ngeliatin wkwkwk. Lalu cerita lucu lainnya kayak gini, ada yang bilang motorku Kawasaki ER6N....haha gila bangga banget saya bisa punya motor seharga ratusan juta :D, dan masih banyak lagi cerita lucunya.

     Motor ini pun sudah tergabung dengan Komunitas PBB (Pulsar Bandung Barat) walau saya belum dilantik, tapi sudah sering ikut kopdar dan pernah ikut sekali ke acara Aniversary PBB.

     Kurang lebih 5 bulan motor ini bersama saya, menjalani hari-hari yang luar biasa spektakuler. Dari pertama datang pada 16 September 2014 dan harus berpisah pada 2 Maret 2015. Hikss,, sedih banget kehilangan motor pertama yang sangat luar biasa. Semoga pemilik berikutnya dapat memakai dan merawat dengan apik agar si Atom tetap dalam performa yang baik.

     DI akhir kebersamaan dengan Atom, saya sempatkan untuk melakukan touring terakhiran tepatnya pada tanggal 1 Maret 2015. Tanggal dan tujuan saya sendiri yang menentukan karena memang ini dalam rangka perpisahan dengan Atom. Tujuannya adalah ke Darajat Garut, artikel ini akan dibahas pada post berikut ini. Touring Terakhir Bersama BR200


Terimakasih Atom, semoga saya cepat mendapatkan penggantimu dan kamu mendapat pemakai yang lebih baik dari saya......

tq


Sabtu, 21 Februari 2015

Curhat ku Malam Minggu Ini

21-02-2015
Dear blogger.....
      Malam minggu ini saya luangkan untuk pergi ke acara kopdar mingguan bersama klub motor yang saya ikuti, yakni PBB (Pulsar Bandung Barat). Tempat kopdarnya di Jl. Gadobangkong deket pusdikter cimahi. Kopdar kali ini berbeda dengan kopdar sebelum-sebelumnya. Kalau biasanya mah saya hanya sendiri tanpa boncengers, kini saya mengajak kenalan baru saya (no name) hehe jangan disebutin ah malu. Saya menjemput dulu dia di rumahnya yang terletak di cibabat, setelah itu langsung chaww menuju tempat kopdaran di gadobangkong. Dijalan yang biasanya saya kekebutan tak karuan, kini hanya berjalan santai sambil ngobrol hehe, lha wong bawa cewe masa diajak ngebut. Kami mampir dulu di indomart daerah cimahi untuk membeli minuman. Saya mengambil 1 botol freshtea, dia juga ngambil 1 botol fresh tea, dan ditambah satu bungkus roti hehe. Pas mau bayar ke kasir ehh ternyata lagi ada promo beli 2 freshtea gratis 1 botol, ya udah langsung ambil lagi deh. lumayan rezeki malam minggu kali ini. Stelah itu kami langsung menuju lokasi kopdar. Sesampainya disana ternyata masih sepi, baru ada satu motor yang nongol yakni kang Fian #oo7. Adeuuhh sugan te saya telat datang, ternyata malah masih sepi. Biarin lah langsung parkirin aja tuh motor. 

     Sambil menunggu yang lain, saya ngobrol-ngobrol aja sama boncengers saya tadi, dan sama kang fian juga. Eh kang fian ngasih sticker PBB ke saya, tanpa sungkan dia langsung memasangkannya ke motor saya cieeeee mantappppp

     Sambil ngobrol-ngobrol satu persatu anggota PBB datang, dan kurang lebih 1 jam sudah penuh tuh tempat kopdaran, muantappppp





     Pokoknya malam minggu ini istinewa banget, hehe
thank's buat malam ini :)


Sabtu, 24 Januari 2015

Curhat ku Malam Minggu Ini

24-01-2015

Dear blogger.....
     Sebenarnya jarang-jarang sih saya bikin postingan tentang curhat-curhatan, ihh kayak anak cewe aja curhat-curhatan.. keliatan deh cengengnya. Masa anak motor cengeng sih??? wkwk.
 
     Da atuh bingung, sumpah bingung banget. Kan beberapa minggu lalu saya baru saja ditinggal kan oleh orang tersayang untuk selama-lamanya :(. Kesedihan ini masih terasa sampai sekarang.

     Yang mau saya curhatin adalah masalah motor kesayangan saya, si Atom. Walaupun baru sekitar 4 bulan dempet-dempetan sama si Atom tapi saya sudah merasa klop dengan ni motor. Bayangkan, baru 4 bulan aja ni motor udah diajak touring kemana-mana, ke garut 2 kali, kadungora dan cipanas. Lalu rolling bersama teman-teman komunitas, kann baru 4 bulan aja udah gabung sama komunitas, jadi udah klop banget dah.

     Jadi gini, semenjak ditinggal oleh Ayah tercinta, motor dirumah jadi nganggur satu unit. Awalnya mamah pake Honda Blade, Alm. Bapak pake Honda karisma dan saya pake si Atom. Dan kini si karisma jadi nganggur bener-bener jarang dipake. Setelah rundingan sama mamah, kami sepakat untuk melepas salah satu motor dari ketiga unit ini. Karisma dan Blade sudah tidak ada cicilan, kalau yang motor saya baru masuk cicilan ke 4. Saya sih merasa berat untuk melepasnya. Tapi mau gimana lagi, mau ngelepas yang karisma da lebar...motor pertama di keluarga kami yang penuh dengan kenangan. Yang Blade juga gk bisa, mamah saya udah klop banget dengan nih motor. Nah posisi strategis untuk dilepas kini ditujukan kepada si Atom nih. Saya sangat binguuuuuuuungggggggggg sekali :(. Sampai sekarang pun masih memikirkannya. 


     Bukan maksud sombong ya..mau mamerin motor. Sebenarnya saya butuh saran dan dukungan. Ayoooo bantu saya kawan......Please comment or contact me

Terimakasih #SaveKawasakiBR200


Jumat, 23 Januari 2015

Ambisi Dalam Membidik Moge

Hallo Braddd...

     Lama tidak posting lagi nih, gara-gara banyak kesibukan. Kali ini saya mau pamer hobby baru yang sangat diluar karakter saya yang pendiam, pemalu, kurang dalam pergaulan dll haha. Bagi sahabat saya yang sering ngobrol bareng saya pasti tau apa sih ambisi saya dari dulu yang tak bosan-bosannya diomongin terus. Sahabat kecil saya, sahabat SMK saya pasti tau, saya sangat berambisi untuk mempunyai moge, yaitu motor gede. Yang paling sering menerima curhatan saya tentang moge ini adalah bang Tito, sohib saya dari SMK sampai sekarang. Setiap barengan pasti ngebahas masalah moge, setiap pulang sekolah bareng pasti ngebahas moge. Bahkan yang bikin terharu adalah saat kita berdua sedang diakhir-akhir masa sekolah, kita ngebahas tentang motor impian. Waktu itu saya ngomong ke Tito, "To, ntar klo kita reunian kita harus udah bawa motor sndiri-sndiri ya?? ntar aku bawa Ninja 250 to..." dengan PD-nya. Lalu Tito membalas, "Iya ya, ntar aku tak bawa v-xion". Hmmm, masih ingat dengan obrolan itu, Tito emang tau kalo impian saya yaitu pingin Ninja 250 wkwkwk.

     Dan kurang lebih setahun dari perbincangan itu, Alhamdulillah Allah memberi Rizki pada saya sehingga saya sanggup membeli satu unit moge. Walaupun bukan Ninja 250, tapi ini tak jauh berbeda dengannya. Dibekali mesin 200cc triple spark, Bodi bongsor dengan knalpot bawah, monoshock, ban depan belakang, ada pedal gas dan pedal rem. spion dua lalu standar samping ada dll. Lumayan lah banyak kelebihannya -_-. 

     Apakah motor itu???
Ini dia si Kawasaki BR200A yang saya beri nama ATOM .....jengg...jengggg



     Walaupun terpaut 50cc dari Ninja 250, namun performanya jangan ditanyakan. Muantep lah haha. Untuk rencana berikutnya setelah meminang ini motor, saya mau memodifikasinya. Pertama pasang cover engine, spakbor belakang, engine guard dll. Bagi yang penasaran pingin liat langsung, datang aja kerumah hee

Oke cukup sekian postingan saya kali ini, semoga pada keracunan

Thx... salam 3 busi