Saat itu adalah saat yang di
nanti-nanti oleh saya dan teman-teman saya di SMP 9 Bandung. Ya, saya memang
mengenyam bangku SMP di Bandung. Saat yang ditunggu pun datang. Saya terus
berdoa agar perjuangan saya belajar dan belajar selama 3 tahun akan membuahkan
hasil yang baik, karena kenapa? Karena saya percaya bahwa :
''Kemenangan
adalah milik orang-orang yang berDOA & yang BERJUANG''
Akhirnya pengumuman dibagikan
dan saya telah mendapatkan pengumuman itu. Lalu perlahan-lahan saya membuka
lembaran petama, saya buka pelan-pelan,,pelan-pelan dan pelan-pelan, amat pelan
mengalahkan kelambatan si siput dan keong. Lima menit pun berlalu saya masih
membuka lembarannya perlahan. Namun ibu saya mulai ngomel-ngomel karena
menurutnya saya membukanya terlalu lama diapun membentak saya, ''surya kamu buka gituan aja lama banget
sih, cepet nih mamah mau goreng ikan asin, nanti keburu digoreng si bapak'' tutur
ibu saya. Oke, saya pun menanggapi perkataan ibu saya dan langsung membukanya,
akhirnya saya buka,,,jebrettttt, lembaran itu sudah terbuka dan tertera tulisan
yaitu, Rp. 100.000,-, hahh kenapa yang ditulis Rp. 100.000,- bukannya tulisan
LULUS yang tertulis. Saya pun teriakan kekesalan saya, KENAPAAAAA!!!! apa yang
terjadi!!! Hemmmmm T_T....Teman-teman saya kebingungan atas tragedi
ini,,??????. "kenapa sur??ada apa
sih??.'' tanya teman saya. Lalu saya menjawab "kenapa tulisannya Rp. 100.000,-??? Mana tulisan Lulusnya
teman??." jawab saya sambil memegang kedua wajahnya. Lalu dia menjawab
lagi, "ahhh goblog + alay maneh sur,
eta mah lembar kahiji keneh kuya!!! Tulisan lulusna mah di lembar kadua
cileupeung dasar maneh sumpah,." jelas teman saya sambil memaki saya. Ohh ternyata lembaran pertama isinya
banyaknya biaya yang harus dibayar buat perpisahan, aduh ya Allah saya
benar-benar gilaa banget. Lalu lembaran kedua saya buka dan saya akhirnya
melihat dengan kedua mata saya bahwa saya LULUS dan berhak melanjutkan
pendidikan ke SMA/SMK/MA/MK dan sederajatnya lah. Loba teuing pilihanna teh.
Huft,
akhirnya saya harus menentukan mau daftar di mana setelah lulus SMP ini. Sempat
saya berfikir sejenak dan dalam khayalan saya terbayangkan, saya akan coba
daftar ke sydney dan Adelaide..eh..ehh jangan,,lebih baik ke singapura aja atau
shanghai..eummm atau ke London aja yahh..aduhh bingung deh. Lalu setelah saya
pikir matang-matang akhirnya saya memutuskan untuk daftar ke Singapura. Saya
pun menyiapkan persyaratan karena waktu batas pendaftaran tinggal sebentar
lagi, saya pun langsung menuju singapura dengan maskapai penerbangan AirAsia
dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Setibanya di Singapura saya langsung
menuju sekolah yang saya daftar. Lalu akhirnya saya tiba dan melihat pengumuman
daftar siswa Singapura High School yang lolos seleksi, dan ternyata saya
diterima dan saya sangat senang bisa sekolah di sekolah tersebut. Saking
senangnya sayapun menyebur ke kolam ikan depan sekolah. Byurrrrrr... "surya bangun udah pagi'' gugah ibu
saya. Blukkk-blukk saya terbangun dari mimpi saya yang sangat fantastis. Huhh,
si mamah lagi enak-enaknya mimpi malah dibangunin lagi. Maaf, mimpi tingkat
dewa, wkwk.
Hari pendaftaran ke SMA/SMK
sudah resmi dimulai, saya pun bergegas untuk menuju SMK yang saya daftar. Ya,
saya memutuskan untuk mendaftar ke SMK dengan mengambil jurusan TKJ dan RPL.
Saya mendaftar ke SMK N 11 Bandung, Jl. Budi Cilember Bandung. Karena jarak
dari rumah ke SMK sangat amat dekat kurang lebih 500 meter saya memutuskan
untuk menaiki taksi, dengan harapan teman-teman yang mendaftar di SMK 11 dapat
memandang saya,,wahhh gila berangkat naik
taksi...keren banget,,kan enak gitu...wkwkwkwk. Lalu saya menyegat taksi
warna biru dengan tulisan GJLG. Sempat bingung saya menebak makna tulisannya.
Ahhh, tapi gak apa-apa yang penting sampe deh. Lalu supir taksi menanyakan
tujuan saya, "mau kemana?." tanya
sang supir. "mau ke SMK
nih bang, mau daftar kesitu.'' jawab saya. Nah, lalu saya menaikinya
dan karena lelah yang amat saya pun tertidur. Dan karena merasa tidurnya sangat
nyenyak dan nyaman tanpa gangguan apaun, saya kembali melanjutkan mimpi saya
sekolah di Singapura. Saya bermimpi amat serunya sampai saya
ngiler-ngiler..hiii. Lalu tiba-tiba supir taksi membangunkan saya, "mas sudah sampe SMK
nih,,bangun-bangun..pake acara ngiler lagi, banjir deh taksi saya!." gugah si supir. Saya pun
membayar taksi dan sempat bingung, kok bayarnya 200 ribu padahal cuma sebentar,
tapi gak apa-apalah mungkin karena saya numpang tidur sama ngebasahi
taksinya....hehe. Lalu saya berjalan menuju gerbang SMK. Setibanya di SMK kok
beda yah tulisannya di gerbang, yaitu SMK MUHAMMADIYAH KAJEN. Nah loh kok bukan
SMK 11 Bandung. Waduh,,sayapun panik dan bingung disitu saya loncat-loncat,
anjrot-anjrotan guling-guling,,astagfirullah nyasar saya. Lalu saya mencoba
flashback ke belakang. Pada saat saya naik taksi tertulis GJLG. Lalu saya
memandang plang SMK dan lihat alamatnya. JL. Pahlawan, Gejlig. Wahh ternyata
ditaksinya itu ada tulisannya GJLG itu artinya GEJLIG...aduhhhh salah naik
taksi saya. Lalu hp saya berbunyi dengan nada dering cerrybelle, dan ada sms
yang isinya, "sur, kamu dimana? Jadi
gak daftar smk 11 teh? Ini udah ditutup tau pendaftarannya" ujar teman
saya di bandung. Saya tambah panik dan kembali guling-guling. Tapi didepan SMK
Muh. Kajen ada tulisan ''Masih dibuka pendaftarannya silahkan masuk, buka 24
jam''. Wah gak pikir panjang lagi saya langsung daftar dan melakukan tes
dannnn....
ternyata,,,
ternyata,,,,,,....
ternyata,,,.............
saya
ternyata,,,
ternyataaaaaaaaa,.............
ternyata saya kebelet pipis dan langsung
pergi ke WC. Aduh leganya..hemmmm
Dan akhirnya ternyata,,,,saya
diterima,,, yeaahhh. great..!!!. Tapi kalau saya sekolah di Pekalongan, saya
mau tinggal dimana nih, waduh saya bingung banget deh waktu itu, mana hotel
sama losman disekitaran sekolah gak ada lagi. Tapi setelah mencoba mencari-cari
hotel disekitaran Pekalongan, saya pun menemukannya, waktu itu kebanyakan di
daerah Pantura. Saya sudah mencatat banyak nama hotel, dan setelah berfikir
matang-matang saya sudah menentukannya, mana yang terbaik untuk saya tinggali.
Dan saya memutuskan untuk tinggal di rumah nenek saya di Gandarum, tepatnya di
Dukuh Karagan Selatan, yeahh (untung punya sodara di Pekalongan) dan saya pun
segera menuju rumah nenek dan mempersiapkan untuk MOS hari pertama.
to be continue....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar